• May 14, 2021
  • ptmilajunios
  • 0

Semua hari di bulan Ramadhan sangat istimewa dan semua muslim disarankan untuk melakukan ibadah dengan baik. Namun, 10 hari terakhir Ramadhan sangat istimewa. Ada banyak keutamaan di sepertiga bulan terakhir itu hingga Rasulullah pun mengencangkan ibadahnya.

Setidaknya, ada beberapa faktor yang bisa kita bisa ambil dalam kesungguhan Rasulullah saat menunaikan ibadah di 10 hari terakhir Ramadhan antara lain:

 

1. Memperpanjang Salat Malam

Sebagaimana penuturan Aisyah RA.:

“Rasulullah SAW. biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Berdasarkan Hadis tersebut, pada 10 malam terakhir, Rasulullah SAW tidak tidur, lambung beliau dan para sahabat amat jauh dari tempat tidur. Beliau menghidupkan malam-malam tersebut untuk beribadah, shalat, zikir, dan lain-lain hingga waktu fajar. Kebiasaan beribadah di 10 malam terakhir ditularkan kepada seluruh anggota keluarga beliau untuk sama-sama menikmati kesyahduan beribadah sepanjang malam.

 

2. Sedekah Ramadhan

Sedekah Ramadhan di 10 hari terakhir tidak hanya sekedar sedekah wajib berupa zakat fitrah dan zakat mal, tetapi juga dianjurkan memperbanyak sedekah sunnah dalam rangka berbagi kebahagiaan dan memberikan bekal makanan di hari raya Idul Fitri bagi dhuafa.

Meningkatkan sedekah ramadhan menjadi salah satu amalan utama di 10 hari terakhir sebagai ungkapan syukur atas nikmat dipertemukan Ramadhan, serta sebagai penyempurna ibadah puasa dan ibadah-ibadah individu lainnya.

 

3. I’tikaf

I’tikaf berarti berdiam di masjid dalam rangka beribadah kepada Allah Swt. Tidaklah seseorang keluar dari masjid, kecuali untuk memenuhi hajatnya sebagai manusia. I’tikaf memiliki kekhususan tempat dan aktivitas yaitu masjid dengan aktivitas ibadah mendekatkan diri kepada Allah dengan berdzikir, berdo’a, membaca Al-Quran, shalat sunnah, bershalawat, bertaubat, beristigfar, dan lainnya.

I’tikaf dianjurkan setiap waktu, tetapi lebih ditekankan memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan sebagaimana penuturan Abdullah bin Umar RA,

“Rasulullah SAW beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan ramadhan.” (HR. Muttafaq ‘alaih)

Namun di kondisi pandemi seperti ini sangat rentan untuk menjalankan ibadah di masjid, namun jangan khawatir Anda masih bisa melakukannya di rumah tetapi jika ingin tetap di masjid disarankan untuk tetep menaati protokol kesehatan.

 

4. memperbanyak membaca Al Quran

Sebagai bulan nya Al-Qur’an, meningkatkan membaca Al-Qur’an menjadi salah satu ibadah utama di 10 hari terakhir Ramadhan. Tilawah Al-Qur’an adalah ibadah ringan dan memiliki keutamaan yang besar. Tradisi mengejar khataman Al-Qur’an di akhir Ramadhan akan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi pribadi muslim khususnya mereka yang banyak berkegiatan.

Itulah beberapa amalan Ramadhan di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Marilah kita manfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya agar setelah bulan Ramadhan selesai tidak ada penyesalan karena telah menyia-nyiakannya.

Bagikan Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Butuh bantuan?
Selamat Datang di Pemanas Air Wika by Mila & Juniors, ada yang bisa kami bantu..